SELEKSI GALUR DARI POPULASI F4 KEDELAI YANG TAHAN TERHADAP PENYAKIT MOSAIK (Soybean mosaic virus) DAN BERDAYA HASIL TINGGI

Authors

  • Wuye Ria Andayanie Universitas Merdeka Madiun Jln Serayu no 79 Madiun
  • Praptiningsih Gamawati Adinurani Universitas Merdeka Madiun Jln Serayu no 79 Madiun

DOI:

https://doi.org/10.23960/j.hptt.214152-159

Keywords:

high yield, resistance, soybean, Soybean Mosaic Virus

Abstract

Soybean lines selection of F4 population resistant  to soybean mosaic disease (Soybean mosaic virus) with high yield.  The soybean breeding program is usually not purposedly done for resistance to Soybean mosaic virus (SMV) but rather for crop yields. The experiment was aimed to obtain soybean lines of F4 population resistant to soybean mosaic disease with high yield.  F2-F4 plants that have been inoculated with the T isolate of SMV one week after planting were selected by the pedigree  in the screen house. The result indicated eight  F4 populations (Wilis x L. Temanggung; Wilis x L. Jombang; Wilis x Pangrango; Wilis x PI 200485;  Gepak Kuning x L. Jombang; Gepak Kuning x L. Temanggung; Gepak Kuning x Malabar; Gepak Kuning x PI 200485) produced medium seed size (from 9.84-10.26 g 100/seeds).  Gepak Kuning x Mlg 3288  showed more resistant than Gepak Kuning x PI 200485. The seed produced by Gepak Kuning x PI 200485 was 1.97 ton/ha. There were no F4 populations that had higher yield and bigger seed size than Gepak Kuning x PI 200485 even though they were  moderately resistant to SMV. Therefore, these lines of Gepak Kuning x Mlg 3288 and Gepak  Kuning x  PI 200485 might provide exellent sources to develop a new variety that resistant to SMV and of high yield.

References

Adie MM. 2007. Panduan pengujian individual, kebaruan, keunikan, keseragaman dan kestabilan kedelai. Pusat Perlindungan Varietas Tanaman. Departemen Pertanian Republik Indonesia.

Adie MM & Krisnawati A. 2013. Keragaman dan seleksi hasil biji dari galur-galur kedelai generasi lanjut. Dalam: Patiwi H & Winarto A(Eds.). Prosiding Seminar Nasional Hasil penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi. pp. 19-26. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Bogor.

Andayanie WR, Sumardiyono YB, Hartono S, & Yudono P. 2011a. Incidence of soybean mosaic disease in East Java Province. J Agrivita 33(1): 15–22.

Andayanie WR, Sumardiyono YB, Hartono S & Yudono P. 2011b. Identifikasi dan pengelolaan virus mosaik kedelai terbawa benih Disertasi. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Andayanie WR. 2012a. Penyakit mosaik kedelai dan pengelolaan Soybean Mosaic Virus terbawa benih. Dalam: Winarto A & Sari KP. (Eds.). Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi. pp. 33–347.Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Bogor.

Andayanie WR. 2012b.Diagnosis penyakit mosaik (Soybean Mosaic Virus) terbawa benih kedelai. J HPT Tropika 12(2): 185–191.

Andayanie WR & Adinurani PG. 2013a. Evaluasi genotipe kedelai [Glycine max (L.) Merr.] tahan terhadap mosaic virus. Makalah Seminar dan Kongres Nasional Ke XXII Perhimpunan Fitopatologi Indonesia. Padang 7-10 Oktober 2013.

Andayanie WR & Adinurani PG. 2013b. Ketahanan dan pemuliaan kedelai [Glycine max (L.) Merrill] terhadap virus mosaik (Soybean Mosaic Virus) berdaya hasil tinggi. Laporan akhir. Penelitian Hibah Strategis Nasional Tahun I. Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Dirjen Dikti. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Arifin AS. 2013. Kajian morfologi anatomi dan agronomi antara kedelai sehat dan kedelai terserang Cowpea Mild Mottle Virus serta pemanfaatannya sebagai bahan ajar Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Pendidikan Sains 1(2): 115–125.

Asadi, Soemartono, Mangoendidjojo W, & Harjosudarmo J. 2005. Genetika ketahanan dan pemuliaan kedelai [Glycine max (L.)] terhadap virus kerdil (Soybean Stunt Virus). Disertasi. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Asadi & Dewi N. 2010. Identifikasi sumber daya genetik kedelai tahan penyakit virus kerdil kedelai. Buletin Plasma Nutfah 16(2): 107–112.

Badan Pusat Statistik. 2013. Produksi padi, jagung, dan kedelai (Angka Sementara Tahun 2013). Berita Resmi Statistik. No 22/03/Th XVII, 3 Maret 2014.

Balitkabi. 2012. Pemuliaan kedelai di Korea Selatan. Science innovation.network. http://www.balitkabi.litbang.deptan.go.id. Diakses tanggal 11/04/2014.

Barmawi M, Utomo SD, Akin HM, & Romli S. 2009. Uji ketahanan terhadap Cowpea Mild Mottle Virus pada sembilan belas populasi F1 tanaman kedelai [Glycine max (L.) Merril] hasil persilangan dialel. Agrotropika 14(2): 81–85.

Campbell CL & Madden LV. 1990. Introduction to Plant Disease Epidemiology. Mc. Millan Publishing Co. Inc, New York.

Chen J, Chen JP & Adam MJ. 2001. A universal PCR primer to detect members of the Potyviridae and its use to examine the taxonomic status of several members of the family. Arch. Virol. 146(4): 757–766.

Erliana G. 2010. Mutu kedelai nasional lebih baik dari kedelai impor. Berita Puslitbangtan 45. November 2010. Hal. 17.

Hwang TY, Soon CJ, Oksun K, Hyang MP, Seuk KL, Min JS, Man SC, Yu Yl, Young UK, Wook HK, & Yul HK. 2011. Intra host competition and interaction between Soybean Mosaic Virus (SMV) strains in mixed infected soybean. Aust. Crop Sci. 5(11): 1379–1387.

Kim YH, Kim OS, Roh JH, Moon JK, Sohn SI, Lee SC, & Lee JY. 2004. Identification of Soybean Mosaic Virus strains by RT-PCR/RLFP analysis of cylindrical inclusion coding region. Plant Dis. 88(6): 641–644.

Ma G, Chen P, Buss GR, & Tolin SA. 2004 . Genetic of resistance to two strains of Soybean mosaic virus in differential soybean genotypes. J. Hered. 95(4): 322–326.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. 2010. Kedelai genjah Gepak Kuning dan Gepak Ijo. Laporan Informasi Ringkas bank Pengetahuan Tanaman Pangan Indonesia.

Somowiyarjo S. 2004. Pengembangan Serodiagnosis Virus Tumbuhan untuk Mendukung Kemandiran Pangan. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar dalam Ilmu Penyakit Tumbuhan. Fakultas Pertanian UGM. 20 Maret 2004.

Downloads

Published

2020-09-08
Read Counter : 325 times
PDF Download : 78 times